Bali– Dalam rangka mendukung kelancaran arus balik pada libur Lebaran 2025, personel Polda Bali terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2025 memperketat pengamanan guna menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat yang kembali Ke Bali setelah melaksanakan Libur Hari Raya Idul fitri.
Salah satu fokus utama dari operasi ini adalah pengamanan di berbagai titik strategis, seperti Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padang Bai, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Kabid Humas Polda Bali Kombes. Pol.Ariasandy, S.I.K., mengungkapkan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat kembali ke daerah asal berjalan dengan aman dan lancar. personel gabungan dari Polda Bali, dan jajaran serta instansi terkait dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan serta memberikan pelayanan kepada para pemudik yang menggunakan jalur laut dan udara.
Pelabuhan Gilimanuk, yang merupakan pintu keluar utama dari Pulau Bali menuju Jawa, dan Pelabuhan Padang Bai yang menghubungkan Bali dengan Lombok, menjadi fokus pengawasan ketat, mengingat tingginya volume penumpang dan kendaraan. Begitu juga dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai, yang dipadati oleh para penumpang udara yang kembali ke aktivitas normal setelah libur panjang.
"Personel kami selalu siap siaga di lapangan, baik dalam mengatur lalu lintas, memberikan arahan, maupun memberikan bantuan medis jika diperlukan," ucap Kabid Humas Polda Bali
"Kami bekerja sama dengan pihak pelabuhan dan bandara serta instansi terkait lainnya untuk memastikan setiap penumpang mendapatkan kenyamanan dan keamanan saat melakukan perjalanan." Ucap melati tiga dipundak
Operasi Ketupat Agung 2025 di Bali akan berlangsung hingga beberapa hari mendatang, dengan harapan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan arus balik Lebaran. Polda Bali juga mengimbau para pemudik untuk selalu mematuhi protokol keamanan dan keselamatan selama perjalanan.
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan arus balik dapat berjalan lancar dan mengurangi potensi gangguan atau kecelakaan, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh pengguna moda transportasi di Bali. ***